Darmawan, Ericka. 2011

Seperti yang telah kita ketahui bahwa tes merupakan salah satu  teknik dalam evaluasi selain teknik non-tes. Teknik tes  umumnya  digunakan untuk mengevaluasi  kemampuan siswa  berupa hasil  belajar yang mencakup  pengetahuan dan ketrampilan, bahas umum (intelegensi),  dan bahas khusus (seni, tari, dll), dan sebagainya. Dengan melakukan tes  yang merupakan alat ukur  dalam pendidikan akan menghasilkan suatu biji  nilai yang mempunyai  sifat obyektif. Jadi  evaluasi  yang didasarkan  atas  tes  ini memang  diharapkan  memiliki obyektifitas. Sehingga seorang guru akan mendapat umpan balik atas program yang diterapkan  yang dapat dilihat dari baik atau buruknya  hasil dari tes tersebut. Mengingat  tes mempunyai fungsi ganda yakni  sebagai alat ukur  bagi siswa  dan untuk mengukur  keberhasilan  program pembelajaran (Djamarah, 2003). Menurut Arikunto (2003), ditinjau dari segi kegunaan  untuk mengukur siswa,  maka dibedakan atas adanya 3  macam tes yaitu:

Tes diagnostik,  merupakan tes yang diberikan  sesudah  satu pelajaran  disajikan, tujuannya adalah untuk mengetahui apakah mahasiswa mendapat kesukaran  pada bacaan tertentu  dari pelajaran yang  diberikan. Penyusunan  tes untuk keperluan  ini biasanya  dititikberatkan  pada bahasan  dimana mahasiswa  melakukan banyak kesalahan, jadi  tidak didasarkan  atas sampel  yang harus mewakili bagian yang telah dipelajari. Tes diagnostik  bersangkut paut dengan  usaha membentuk  siswa  mengatasi kesulitan belajarnya.

Tes formatif menurut Sunarmi (2003), merupakan tes yang diberikan  sesudah satu  kegiatan belajar diselesaikan  yang bertujuan untuk mengumpulkan  data/informasi  tentang  kekuatan dan kelemahan  seseorang dalam  pelajaran tersebut. Berkaitan  dengan umpan balik  yang dimaksudkan  untuk acuan memperbaiki proses belajar mengajar.

Sedangkan tes sumatif adalah tes yang diberikan  sesudah  jumlah kegiatan belajar  diselesaikan  dalam satu periode tertentu  tujuannya  adalah untuk  mengumpulkan  data/informasi  dalam menentukan  target dan taraf  serap mahasiswa  terhadap pelajaran yang telah  diberikan. Berkaitan  dengan pemberian  nilai yang penentuan  keputusan  mengenai  hasil atau kemampuan  belajar siswa  atau tes penempatan (Sunarmi, 2003).

About JavAurora

Aku bagai berjalan di atas air, beriak tapi tak berbekas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s