Mikroba yang terkandung dalam makanan bisa menyebabkan terjadinya kerusakan mikrobiologis pada makanan sehingga tidak layak untuk dikonsumsi. Untuk mengetahui layak atau tidaknya suatu bahan makanan untuk dikonsumsi oleh masyarakat, perlu dilakukan pengujian mikroba yang terkandung dalam makanan tersebut, salah satu cara tersebut adalah dengan analisis kuantitatif mikrobiologi pada bahan pangan. Cara ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui mutu bahan pangan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui jumlah jasad  renik di dalam suatu suspensi atau bahan. Cara-cara tersebut dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu:

  1. Perhitungan jumlah sel
    1. Hitungan mikroskopis
    2. Hitungan cawan
    3. MPN (Most Probable Number)
  2. Perhitungan massa sel secara langsung
    1. Volumetric
    2. Gravimetric
    3. Kekeruhan (turbidimeter)
  3. Perhitungan massa sel secara tak langsung
    1. Analisis komponen sel (protein, DNA, ATP)
    2. Analisis produk katabolisme (metabolit primer, metabolit sekunder, panas)
    3. Analisis konsumsi nutrien (karbon, nitrogen, oksigen, asam amino, mineral).

About JavAurora

Aku bagai berjalan di atas air, beriak tapi tak berbekas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s