Bakteriofage ialah virus yang menginfeksi bakteri . Walaupun spektrum bakteri yang dapat diinfeksi satu bakteriofage itu terbatas, banyaknya bakteriofage yang ada tak terhitung jumlahnya itu maka sangat mungkin bahwa paling sedikit terdapat satu bakteriofage untuk setiap tipe bakteri (Utomo, 2009).

Dibandingkan dengan kebanyakan virus, bakteriofage sangat kompleks dan mempunyai beberapa bagian berbeda yang diatur secara cermat. Semua virus memiliki asam nukleat, pembawa gen yang diperlukan untuk menghimpun salinan-salinan virus di dalam sel hidup. Pada virus T4 asam nukleatnya adalah DNA, tetapi pada banyak virus lain, termasuk virus penyebab AIDS, polio, dan flu, asam nukleatnya adalah RNA.

Pada virus RNA, RNA “baru” dibuat dengan cara menggandakan langsung RNA “lama” atau dengan lebih dulu membentuk potongan DNA pelengkap. Proses ini dikenal dengan nama reverse transcription  atau transkripsi balik. Virus bakteriofage mula-mula ditemukan oleh ilmuwan Prancis, D’Herelle. Bentuk luar terdiri atas kepala yang berbentuk heksagonal, leher, dan ekor. Bagian dalam kepala mengandung dua pilinan DNA. Bagian leher berfungsi menghubungkan bagian kepala dan ekor. Bagian ekor berfungsi untuk memasukkan DNA virus ke dalam sel inangnya.

Menurut (Hariri, 2010), virus menggandakan dirinya sendiri dengan membajak materi genetik dari suatu sel hidup. Urutan lima langkah ini memperlihatkan bagaimana bakteriofage T4 melaksanakan proses ini.

  1. Siklus dimulai dengan merekatkan diri ke dinding sel bakteri.
  2. Selama tahap penetrasi, DNA virus masuk ke sel.
  3. Ia kemudian mengendalikan sel. Proses normal sel terhenti, dan sebagai gantinya ia membuat salinan bagian komponen virus.
  4. Dalam tahap penyusunan, bagian-bagian yang berbeda-beda disatukan untuk menghasilkan virus baru.
  5. Akhirnya, salinan atau virus “replika” ke luar dari sel.

Langkah-langkah di atas adalah siklus hidup virus secara umum yang nantinya secara khusus dapat dibedakan menjadi dua yaitu daur litik dan daur lisogenik.

About JavAurora

Aku bagai berjalan di atas air, beriak tapi tak berbekas

12 responses »

  1. Setia says:

    Bagus..bagus..

  2. zul abad says:

    sangat membantu……..thanks yachhhh

  3. kurnia says:

    emang bakteriofage ma virus sma ya tpi kok dibuku ku jdul na beda bab na beda?

  4. aniiezt fhasya says:

    makasiih yaa…udh mmbntu q,,,,,,

  5. Vania-Elf says:

    makasihh udah mebantu ku🙂 kebetulan ini kan msuk pljrn kls 1 sma🙂

  6. Evi Kusuma says:

    very useful

  7. hanata yagumi says:

    matur nuwun… itu sangat membantu!!!

  8. yeyen triani says:

    terimakasih itu sangat membantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s