Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan jelas!

Panduan menjawab soal sertakan nama, kelas dan nomer absen

  1. Mengapa membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel?
  2. Apa yang di maksud nukleolus bersifat temporer?
  3. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses difusi!
  4. Mengapa pompa Natrium-Kalium termasuk transpor aktif? jelaskan mekanismenya!
  5. Mengapa ikan laut perlu di rendam sebentar dalam larutan garam berkonsentrasi rendah sebelum di masak? jelaskan  proses yang terjadi!

About JavAurora

Aku bagai berjalan di atas air, beriak tapi tak berbekas

27 responses »

  1. Astrylenia Eka P. XI IPA 6_6

    1.Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel karena hanya zat tertentu saja yang dapat memasuki sel

    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti.

    3.Faktor yang mempengaruhi difusi:
    a. Suhu, makin tinggi difusi makin cepat
    b. BM makin besar difusi makin lambat
    c. Kelarutan dalam medium, makin besar difusi makin cepat
    d. Perbedaan Konsentrasi
    Makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian, makin besar proses difusi yang terjadi.
    e. Jarak tempat berlangsungnya difusi
    Makin dekat jarak tempat terjadinya difusi, makin cepat proses difusi yang terjadi.
    f. Area Tempat berlangsungnya Difusi
    Makin luas area difusi, makin cepat proses difusi.

    4. Pompa Natrium-Kalium termasuk transpor aktif karena memerlukan ATP untuk proses mekanismenya, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.
    Mekanismenya –> 2 Na+ keluar dan 3 K+ masuk untuk mencapai kestabilan (menyeimbangkan)

    5. Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisisdan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  2. robi alfaq says:

    robi alfaq .A. XI IPA 6 (29)

    1. Karena membran sel hanya dapat dilalui oleh air dan zat-zat tertentu yang terlarut didalamnya.
    2.Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.
    3. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu

    * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    4.Disebut transport aktif karena perlu batman energi dari ATP. Mekanismenya :
    a) Ikatan antara Na+ di sitoplasma dg protein merangsang fosforilasi oleh ATP
    b) Fosforilasi menyebabkan protein berubah bentuk dari ATP menjadi ADP
    c) Dengan berubah bentuk, 3 Na+ dilepas keluar sel dan 2 K+ dari luar sel diikat
    d) Ikatan K+ merangsang dilepasnya fosfat
    e) Hilangnya fosfat mengembalikan bentuk semula protein (ATP), dan K+ dilepas dalam sel
    f) SIklus diulang terus-menerus
    5.disebabkan perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisisdan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  3. Nur Khasanah Agustika S / XI IPA 6 – 23

    1. Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel karena hanya zat-zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat masuk, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat masuk. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.

    2. Nucleolus bersifat temporer maksudnya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti.

    3. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi difusi :
    – Suhu, makin tinggi difusi makin cepat
    – Kelarutan dalam medium, makin besar difusi makin cepat
    – Perbedaan Konsentrasi. Makin besar perbedaan konsentrasi
    antara dua bagian, makin besar proses difusi yang terjadi.
    – Jarak tempat berlangsungnya difusi. Makin dekat jarak tempat
    terjadinya difusi, makin cepat proses difusi yang terjadi.
    – Area Tempat berlangsungnya Difusi.Makin luas area difusi, makin
    cepat proses difusi.

    4. Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion K, Na tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.

    Mekanismenya:
    Pompa Na-K menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion Na. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.

    5. Karena adanya perbedaan kepekatan. kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Sehingga, sebelum dimasak rendam dahulu di air garam agar rasanya tidak hambar.

  4. yassir says:

    Yassir Aulia XI IPA 6/ 35

    1.Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel karena hanya zat tertentu saja yang dapat memasuki sel
    2.Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang.
    3.-Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    -Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    -Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    -Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    – Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    4 .Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.
    mekanisme nya adalah 2 Na+ dan 3k+ masuk untuk mecapai sebuah kesatabilan atau Pomap natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium..
    5. sebenarnya ikan yang hidup di laut mempunyai mekanis penetralisir garam,artinya ikan yang hidup dilaut,dagingnya tetap tawar seperti ikan air tawar,jadi salah kalo disebut ikan laut dagingnya asin,kenapa harus direndam air garam dulu?justru karna dagingnya betul2 tawar,cenderung hambar,maka direndam air garam supaya tidak terlalu hambar rasa dagingnya
    sekian jawaban dari saya dan terima kasih

  5. Vilga Diansyah Lukmana says:

    Vilga Diansyah L. XI IPA 3_01

    1) Membran sel harus bersifat semipermeabel. Membran sel bersifat semipermeabel, artinya hanya zat – zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat melalui membran sel ini, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat melalui membran sel. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.
    2) Nukleolus bersifat temporer artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti.
    3) Beberapa faktor yang mempengaruhi proses difusi, a.l:
    * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    4) Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya. Mekanismenya : Poma natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.
    5) Karena ikan laut yang hidup di air laut konsentrasi tinggi/ pekat (hipertonik), perlu direndam di larutan garam konsentrasi rendah (hipotonik) supaya terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik , sehingga ketika ikan dimakan/dimasak, rasanya tidak terlalu asin dan dagingnya menjadi agak manis.

  6. valentine haren says:

    valentine haren (XI IPA 6 / 34)

    1.Membran plasma bersifat semipermeabel artinya dapat mengatur zat-zat yang boleh masuk ke dalam sel dan yang harus dikeluarkan sel.

    2.Nukleolus bersifat temporer :
    Ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karna suatu proses . Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis sehingga kegiatan transkipsi terhenti.

    3. -kelarutan dalam medium,makin besar, difusi semakin cepat.
    -perbedaaan konsentrasi : daerah yang konsentrasinya tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah
    -suhu semakin tinggi , difusi semakin cepat.
    – makin luas area Difusi mempercepat perpindahan zat.

    4.pompa natrium – kalium merupakan transpor aktif karena memerlukan ATP untuk proses mekanisme.natrium dan kalium keduanya merupakan mineral, maka keduanya akan memiliki karakteristik kimiawo yang berbeda.
    Dan biasanya akan membentuk suatu gradien yang membuat keduanya untuk bertukar tempat.
    Mekanismenya..
    2Na >keluar
    3K > masuk
    (untuk menyeimbangkan)

    5.karena perbedaan kepekatan n tekanan osmosis, kristal” garam akan menarik cairan sel dlam daging ikan akan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging. Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusut cairan sel akan menghentikan proses autolis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  7. zara amanda mutia says:

    zara amanda mutia XI.IPA-6 Absen 36

    1.membran sel bersifat semipermeabel/selektif permeabel,karena fungsinya adalah mengatur masuk dan keluarnya zat dari sel
    2. nukleolus bersifat temporer maksudnya adalah saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan,nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat(temporer) karena terjadinya sitokinnsis sehingga kegiatan transkripsi terhenti
    3.faktor2 yang mempengaruhi proses difusi adalah:
    -ukuran partikel,semakin kecil semakin cepat difusi
    -ketebalan membran,semakin tebal semakin lambat kecepatan difusi
    -luas suatu area,semakin luas semakin cepat difusinya
    -jarak tepat berlangsungnya difusi,semakin besar jarak antara dua konsentrasi,semakin lambat kecepatan difusinya
    -suhu,semakin tinggi suhu maka semakin cepat pula kecepatan difusinya
    -kelarutan dalam medium
    4.pompa natrium kalium termasuk transpor aktif karena memerlukan ATP untuk proses mekanismenya,dan ion kalium-natrium tidak bisa berpindah secara pasif di karenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yg mirip secara kimiawi.
    Mekanismenya adalah:
    2Na+ keluar dan 3K+ masuk untuk mencapai kestabilan/keseimbangan

    5.kardoa perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis,kristal2 garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya.Sementara itu partikel garap meresap masuk ke dalam daging ikan.proses ini berlangsug hingg tercapai keseimbangan konsentrasti garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yg tinggi dn menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisis dan menghambat pertumbuhan bakteri dlam daging ikan.

  8. zara amanda says:

    zara amanda XI.IPA-6
    1.)Membran sel memiliki sifat semipermeabel .Semipermeabel artinya mudah dilewati oleh molekul air.
    2.)Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.
    3.)* Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    4.)Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.

    Mekanismenya begini: Pomap natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.
    5.)Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisisdan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  9. CHANDRA FITRIYA XI IPA 3/03

    1. Membran sel bersifat semipermeabel, artinya hanya zat – zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat melalui membran sel ini, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat melalui membran sel. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.

    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.

    3. * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.

    4. Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.

    Mekanismenya begini: Pomap natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.

    5. Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisisdan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  10. frestry sultan nasri / XI ipa 3/13 says:

    1. Semipermeabel artinya mudah dilewati oleh molekul air dan hanya zat-zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat masuk, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat masuk.

    2.Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti.

    3.Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu:
    * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.

    4. Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi.

    Mekanisme : Pompa natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.

    5. disebabkan oleh kepekatan dan tekanan osmosis maka kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging keluar dari tubuhnya.dan partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  11. muchlis santi aji says:

    MUCHLIS SANTI AJI / XI IPA 3 / 22
    1. Membran sel bersifat semipermeabel, artinya hanya zat – zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat melalui membran sel ini, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat melalui membran sel. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.

    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.

    3. – Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    – Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    – Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    – Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    – Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.

    4.Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.

    Mekanismenya begini: Pomap natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.

    5. karena perbedaan kepekatan n tekanan osmosis, kristal” garam akan menarik cairan sel dlam daging ikan akan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging. Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusut cairan sel akan menghentikan proses autolis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  12. aryo bayu XI IPA 5 says:

    Aryo Bayu Sukarno XI IPA 5/10/13509
    1.membran sel memiliki kemampuan untuk menyeleksi zat zat yang masuk ke dalam sel.
    2.nukleous pada waktu tertentu akan menghilang ketika terjadi sitokinensis(pembelahan inti) ketika sudah terbentuk sel yg baru maka akan kembali muncul nukleolus sehingga proses transkripsi materi genetik kembali terjadi.
    3.a.temperatur:makin tinggi suhu makin besar terjadi difusi
    b.konsentrasi:makin besar perbedaan konsentrasi makin besar difusinya
    c.ukuran molekul:makin besar ukuran makin lamban difusinya.
    d.medium:difusi di udara lebih mudah dari pada di larutan.
    e.luas permukaan:makin luas permukaan makin besar difusinya.
    4.karena menggunakan energi ATP
    proses di awali dari enzim yang menangkap ion natrium.begitu Atp menyentuh enzim tsb maka enzim akan di gantikan ion fosfat sehingga ion natrium berpindah ke bagian lain enzim sehingga Atp berubah menjadi ADP.
    5.karena perbedaan konsentrasi garam sehingga cairan sel keluar dari ikan dan larutan garam merasuk ke dalam ikan .akibatnya pertumbuhan bakteri dalam ikan terhambat.

  13. firmansyah isa muslim XI IPA 4/19 says:

    Firmansyah Isa Muslim XI IPA 4/19

    1. Membran sel bersifat semipermeabel, artinya hanya zat – zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat melalui membran sel ini, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat melalui membran sel. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.
    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.
    3. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu :
    * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    4. Transpor aktif merupakan transpor partikel-partikel melalui membran semipermeabel yang bergerak melawan gradien konsentrasi yang memerlukan energi dalam bentuk ATP. Transpor aktif berjalan dari larutan yang memiliki konsentrasi rendah ke larutan yang memiliki konsentrasi tinggi, sehingga dapat tercapai keseimbangan di dalam sel. Adanya muatan listrik di dalam dan luar sel dapat mempengaruhi proses ini, misalnya ion K+, Na+dan Cl+. Mekanismenya :
    Pompa natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat.
    5. Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan akan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging. Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusut cairan sel akan menghentikan proses autolis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  14. Astri Nur R. (XI IPA 5/12) says:

    1. Karena membran plasma bersifat menyeleksi zat-zat tertentu yang melewati membran. Molekul-molekul tersebut berguna untuk memperlancar kehidupan sel. zat-zat yang tidak berguna dikeluarkan dari sel.
    2. ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.
    3. # Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    # Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    # Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    # Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    # Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya
    4. Karena transpor aktif itu mengkonsumsi energi untuk keluar masuknya ion atau molekul zat. maka dari itu, pompa Na dan K merupakan transpor aktif karena memerlukan energi yang diperoleh dari ATP
    5. ikan laut kan hidup di air lautkonsentrasi tinggi/ pekat (hipertonik), perlu direndam di larutan garam konsentrasi rendah (hipotonik) agar terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik , sehingga ketika ikan dimakan/dimasak, rasanya tidak terlalu asin dan dagingnya menjadi agak manis.

  15. Anky Ismas (XI IPA 5/5) says:

    1. Karena membran plasma bersifat menyeleksi zat-zat tertentu yang melewati membran.
    2. ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang.
    3. a.temperatur:makin tinggi suhu makin besar terjadi difusi
    b.konsentrasi:makin besar perbedaan konsentrasi makin besar difusinya
    c.ukuran molekul:makin besar ukuran makin lamban difusinya.
    d.medium:difusi di udara lebih mudah dari pada di larutan.
    e.luas permukaan:makin luas permukaan makin besar difusinya.
    4. Karena memerlukan energi yang diperoleh dari ATP
    5. ikan laut kan hidup di air lautkonsentrasi tinggi/ pekat (hipertonik), perlu direndam di larutan garam konsentrasi rendah (hipotonik) agar terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik , sehingga ketika ikan dimakan/dimasak, rasanya tidak terlalu asin dan dagingnya menjadi agak manis.

  16. Dania Dwi Dimiati (XI IPA 3/06) says:

    1. Membran plasma bersifat semipermeabel karena hanya zat-zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat masuk, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat masuk.

    2. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti

    3. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses difusi :
    – Suhu : Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya
    – Ketebalan membran : Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi
    – Ukuran partikel : Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi
    – Kelarutan dalam medium : makin besar kelarutan dala medium maka difusi makin cepat
    – Perbedaan Konsentrasi : Makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian, makin besar proses difusi yang terjadi.
    – Jarak : Makin dekat jarak tempat terjadinya difusi, makin cepat proses difusi yang terjadi.
    – Luas suatu area : Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya

    4. Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP
    a) Ikatan antara Na+ di sitoplasma dengan protein merangsang fosforilasi oleh ATP
    b) Fosforilasi menyebabkan protein berubah bentuk dari ATP menjadi ADP (hidrolisis)
    c) Dengan berubah bentuk, glikoprotein integral terbuka lalu 3 Na+ dilepas keluar sel dan 2 K+ dari luar sel diikat
    d) Terjadi dephosphorylation (defosforilasi) yaitu pemotongan Fosfor yang menempel pada glikoprotein integral
    e) glikoprotein integral kembali ke bentuk semula, dan K+ dilepas dalam sel
    f) SIklus diulang terus-menerus

    5. Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis (ikan laut hidup di air laut yang hipertonik (dengan konsentrasi tinggi/ pekat) maka perlu direndam di larutan garam dengan konsentrasi rendah (hipotonik) agar terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik.
    Prosesnya kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.

  17. Julian Adi says:

    Julian Adi Pristiwan
    Xi IPA 4 / 24

    1.Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel karena hanya zat tertentu saja yang dapat memasuki sel
    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti.
    3.Faktor yang mempengaruhi difusi:
    a. Suhu, makin tinggi difusi makin cepat
    b. BM makin besar difusi makin lambat
    c. Kelarutan dalam medium, makin besar difusi makin cepat
    d. Perbedaan Konsentrasi
    Makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian, makin besar proses difusi yang terjadi.
    e. Jarak tempat berlangsungnya difusi
    Makin dekat jarak tempat terjadinya difusi, makin cepat proses difusi yang terjadi.
    f. Area Tempat berlangsungnya Difusi
    Makin luas area difusi, makin cepat proses difusi.
    4. Pompa Natrium-Kalium termasuk transpor aktif karena memerlukan ATP untuk proses mekanismenya, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.
    Mekanismenya –> 2 Na+ keluar dan 3 K+ masuk untuk mencapai kestabilan (menyeimbangkan)
    5. Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisisdan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  18. dawam anwar y says:

    Dawam Anwar y
    X1 IPA 5/14

    1)Membran sel bersifat semipermeabel, artinya hanya zat – zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat melalui membran sel ini, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat melalui membran sel. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.
    2)Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti.
    3)Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu

    * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    4)-Pompa natrium kalium merupakan suatu proses transpor yang memompa ion natrium keluar melalui membran sel dan pada saat bersamaan memompa ion kalium dari luar ke dalam.
    -pompa kalium natrium yaitu Na+ K+ ATPase pump..pompa ini memindahkan Na+ keluar sel dan K+ kedalam sel..seperti yang kita tahu, konsentrasi Na+ lebih tinggi di luar sel ketimbang di dalam, sedangkan K+ lebih tinggi konsentrasinya di dalam sel..oleh karena itu pompa ini memindahkan molekul melawan gradien konsentrasi (tinngi–>rendah). Pompa ini memiliki 3 tempat pegikatan dengan na+ dan 2 tempat pengikatan dgn K+
    prosesnya seperti ini…

    1. 3 Na+ berikatan pada tempat pengikatan di dalam sel…
    2. fosfat dari ATP berikatan dengan bagian pompa di sebelah dalam sel melalui kerja enzim ATPase…
    3. Hal ini menyebabkan bentuk pompa berubah dan mengurangi sensitifitas nya terhadap Na+ dan meningkatkan sensitifitasnya terhadap K+
    4.Pompa yang telah berubah bentuknya/konformasi nya melepaskan ke-3 Na+ keluar sel dan mengikat 2 buah K+ ke tempat pengkatan K+ di bagian luar pompa
    5.phosphat lepas dari pompa, dan sekali lagi mengubah konformasi pompa dan menurunka sensitifitas K+ pada pompa
    6.2 buah K+ dilepaskan kedalam sel…

    proses ini membutuhkn energi dari ATP…
    5)ikan laut kan hidup di air lautkonsentrasi tinggi/ pekat (hipertonik), perlu direndam di larutan garam konsentrasi rendah (hipotonik) agar terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik , sehingga ketika ikan dimakan/dimasak, rasanya tidak terlalu asin dan dagingnya menjadi agak manis.

  19. RIDHO ADITYA says:

    RIDHO ADITYA (XI IPA 5/29)

    1.Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel karena hanya zat tertentu saja yang dapat memasuki sel.
    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.
    3. * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    4. Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi.
    Mekanisme : Pompa natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.
    5. Karena ikan laut yang hidup di air laut konsentrasi tinggi/ pekat (hipertonik), perlu direndam di larutan garam konsentrasi rendah (hipotonik) supaya terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik , sehingga ketika ikan dimakan/dimasak, rasanya tidak terlalu asin dan dagingnya menjadi agak manis.

  20. achmad kurniawan zakaria / says:

    1. Membran plasma bersifat semipermeabel karena hanya zat-zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat masuk, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat masuk.

    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.

    3. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses difusi :
    – Suhu : Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya
    – Ketebalan membran : Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi
    – Ukuran partikel : Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi
    – Kelarutan dalam medium : makin besar kelarutan dala medium maka difusi makin cepat
    – Perbedaan Konsentrasi : Makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian, makin besar proses difusi yang terjadi.
    – Jarak : Makin dekat jarak tempat terjadinya difusi, makin cepat proses difusi yang terjadi.
    – Luas suatu area : Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya

    4. Pompa Natrium-Kalium termasuk transpor aktif karena memerlukan ATP untuk proses mekanismenya, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.
    Mekanismenya –> 2 Na+ keluar dan 3 K+ masuk untuk mencapai kestabilan (menyeimbangkan)

    5. Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis (ikan laut hidup di air laut yang hipertonik (dengan konsentrasi tinggi/ pekat) maka perlu direndam di larutan garam dengan konsentrasi rendah (hipotonik) agar terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik.
    Prosesnya kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.

  21. chrisdiana margitalia says:

    CHRISDIANA MARGITALIA
    XI IPA 4 / ABSEN 14 KALO NGGAK 15

    1. Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeabel karena hanya zat-zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat masuk, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat masuk. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.

    2. Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.

    3. Ada beberapa faktor yang memengaruhi proses difusi, yaitu:
    @Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    @Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    @Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    @Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    @Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.

    4. Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion K, Na tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.
    Mekanisme : Pompa natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.

    5. karena disebabkan perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisisdan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  22. Dewi Mashitoh XI IPA 5/16 says:

    1. karena membran plasma hanya zat – zat tertentu yang dibutuhkan sel saja yang dapat melalui membran sel ini, sedangkan zat – zat yang berbahaya dan tidak dibutuhkan oleh sel tidak dapat melalui membran sel. Artinya tidak sembarang zat dapat melalui membran sel.
    2.Artinya nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang
    3.* Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    >Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    >Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    >Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    >Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
    >Kelarutan dalam medium, makin besar kelarutan dalam medium maka difusi makin cepat
    >Perbedaan Konsentrasi, Makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian, makin besar proses difusi yang terjadi
    4.karena memerlukan ATP untuk proses mekanismenya,dan ion kalium-natrium tidak bisa berpindah secara pasif di karenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yg mirip secara kimiawi.
    mekanisme:
    a) Ikatan antara Na+ di sitoplasma dg protein merangsang fosforilasi oleh ATP
    b) Fosforilasi menyebabkan protein berubah bentuk dari ATP menjadi ADP
    c) Dengan berubah bentuk, 3 Na+ dilepas keluar sel dan 2 K+ dari luar sel diikat
    d) Ikatan K+ merangsang dilepasnya fosfat
    e) Hilangnya fosfat mengembalikan bentuk semula protein (ATP), dan K+ dilepas dalam sel
    f) SIklus diulang terus-menerus
    5.Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan akan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging. Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusut cairan sel akan menghentikan proses autolis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

  23. ANNISSA RISKY A. says:

    1. karena membran plasma menyeleksi zat- zat akan masuk ke dalam sel, jadi tidak semua zat bisa masuk kedalam sel.

    2. nukleolus tempore artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.

    3. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu

    * Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
    * Ketebalan membran. Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
    * Luas suatu area. Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
    * Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
    * Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.

    4.
    Karena pompa natrium kalium membutuhkan ATP, dan ion kalim-natrium tidak bisa berpindah secara pasif dikarenakan keduanya merupakan mineral dengan karakteristik yang mirip secara kimiawi. Jika kedua mineral memiliki karakteristik kimiawi yang berbeda, biasanya akan membentuk suatu gradien yang memungkinkan keduanya “bertukar tempat” melalui membran sel dengan sendirinya.

    Mekanismenya begini: Pomap natrium-kalium menggunakan suatu enzim yang memerangkap ion natrium. Begitu ATP menyentuh enzim tersebut, enzim akan mengambil ion fosfat sebagai pengganti “kebutuhan” enzim tersebut terhadap suatu mineral dan melepaskan ion natrium tersebut ke sisi yang lain dari enzim. Sehingga ATP berubah menjadi ADP. Setelah itu, ion kalium masuk ke dalam enzim tersebut dan melewati membran sel sambil “membantu” ion fosfat lepas dari enzim. Maka kalium dan natrium sudah bertukar tempat sekarang.

    5. karena disebabkan perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
    Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisisdan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.

    ANNISSA RISKY
    XI-IPA5 /08

  24. asti anggraini XI IPA 4 / 11 says:

    ASTI ANGGRAINI
    XI IPA 4 / 11

    1.karena mempunyai protein yang disebut integrin yang memungkinkan untuk terjadinya interaksi antara lingkungan ekstrasel dan lingkungan intrasel.

    2.Artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali
    dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.

    3. *peningkatan temperatur (meningkatnya kecepatan difusi terjadi seiring dg meningkatnya temperatur)
    *kelarutan dalam medium, semakin besar kelarutan maka semakin cepat laju difusi
    *beda potensial kimia, makin besar beda potensial maka semakin cepat difusi

    4. Karena dalam hal ini natrium dan kalium melewati suatu protein pompa yang membutuhkan ATP (energi) untuk dapat memompa natrium dan kalium. Dan transpor yang membutuhkan ATP ini disebut transpor aktif.

    5.ikan laut kan hidup di air lautkonsentrasi tinggi/ pekat (hipertonik),
    perlu direndam di larutan garam konsentrasi rendah (hipotonik) agar terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik , sehingga ketika ikan dimakan/dimasak, rasanya tidak terlalu asin dan dagingnya menjadi agak manis

  25. Asti Faizati (XI IPA 4 / 12) says:

    1.karena mempunyai protein yang disebut integrin yang memungkinkan untuk terjadinya interaksi antara lingkungan ekstrasel dan lingkungan intrasel.

    2. nukleolus tempore artinya ada saat dimana nukleolus tersebut menghilang karena suatu proses. Pada saat proses pembelahan, nukleolus akan menghilang untuk beberapa saat (temporer) karena terjadinya sitokinensis (pembelahan inti) sehingga kegiatan transkripsi terhenti. Nukleolus adalah anak inti yang bertugas dalam proses pengkopian DNA dan produksi RNA. Ketika sel membelah, semua proses ini terhenti sehingga keberadaan nukleolus akan menghilang. Setelah proses pembelahan sel selesai, nukleolus akan muncul kembali dan menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Hal ini karena sel yang baru membelah akan mengalami kekurangan materi genetik sehingga dibutuhkan proses pembuatan materi genetik baru yang dilakukan di dalam nukleolus.

    3. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses difusi :
    – Suhu : Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya
    – Ketebalan membran : Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi
    – Ukuran partikel : Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi
    – Kelarutan dalam medium : makin besar kelarutan dala medium maka difusi makin cepat
    – Perbedaan Konsentrasi : Makin besar perbedaan konsentrasi antara dua bagian, makin besar proses difusi yang terjadi.
    – Jarak : Makin dekat jarak tempat terjadinya difusi, makin cepat proses difusi yang terjadi.
    – Luas suatu area : Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya

    4. Karena dalam hal ini natrium dan kalium melewati suatu protein pompa yang membutuhkan ATP (energi) untuk dapat memompa natrium dan kalium. Dan transpor yang membutuhkan ATP ini disebut transpor aktif.

    5.ikan laut kan hidup di air lautkonsentrasi tinggi/ pekat (hipertonik),
    perlu direndam di larutan garam konsentrasi rendah (hipotonik) agar terjadi perpindahan larutan garam dari hipertonik ke tonik , sehingga ketika ikan dimakan/dimasak, rasanya tidak terlalu asin dan dagingnya menjadi agak manis

    ASTI FAIZATI (XI IPA 4 / 12)

  26. Syarif says:

    1. Merumuskan pertanyaan menurut “ABDIKASIM”?
    2. Apa yang dimaksud variable bebas, terikat, dan terkontrol?
    3.
    I. Sapi yang selalu terjaga, maka akan menghasilkan susu lebih banyak
    II. Sapi tidak tidur jika suara gaduh
    III. Pengaruh jenis musik terhadap produksi susu sapi
    IV. Jenis musik slow, pop, dangdut, rock dan keroncong
    a) Kalimat berapakah yang merupakan teori yang digunakan sebagai prinsip kerangka berpikir?
    b) Kalimat berapakah yang merupakan hasil observasi?
    c) Kalimat berapakah menjelaskan variabel bebas?
    d) Buat hipotesis
    e) Apakah variabel terikatnya? Apakah variabel itu dapat diukur?

    JAWAB:
    1.
    A = Apa
    B = Bagaimana
    Di = Dimana
    Ka = Kapan
    Si = Siapa
    M = Mengapa
    Atau yang biasa disebut 5W+1H
    2.
    Variabel bebas = faktor yang dibuat bebas dan bervariasi
    Variabel terikat = faktor yang muncul akibat adanya variabel bebas
    Variabel kontrol = faktor lain yang ikut berpengaruh yang dibuat sama pada setiap media percobaan dan terkendali.
    3.
    a) Kalimat I dengan kalimat III dan kalimat III dengan kalimat IV
    b) Kalimat I dan II
    c) Kalimat III
    d) Banyak hal yang mempengaruhi produksi susu sapi. Diantaranya intensitas tidur sang sapi. Dan mungkin pengaruh musik pada produksi susu sapi. Itulah hal yang akan dibahas dalam penelitian ini.
    e) Jumlah susu sapi yang dihasilkan, bisa.

    Muhammad Syarif Utama
    X.Aksel/12

  27. Putry Regina says:

    Lalu jenis transpor apa yang terjadi pada saat proses ikan asin & zat-zat apa yang terkandung di dalamnya ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s