SAINS (ILMU PENGETAHUAN) ataukah KNOWLEDGE (PENGETAHUAN) ? 

Image

Darmawan, Ericka (JavAurora). 2012

                Banyak sekali para pengajar ataupun ahli yang masih tidak sependapat dengan ranah pendidikan lingkungan hidup (PLH) yang sekarang diajarkan menjadi mata pelajaran mulok baik dilevel SMP maupun SMA, ketidaksepakatan ini mengarah pada lingkup PLH itu sendiri. PLH yang merupakan pengetahuan yang mengkaji hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya dalam hubungannya dengan dampak kegiatan manusia serta berupaya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, masih perlu dikaji kembali masuk kedalam lingkup yang mana? Sains kah?, atau knowledge?

                Sebagaimana kita ketahui bersama, sains merupakan suatu kegiatan mencari kebenaran dengan obyek tertentu yang konkret dengan bidang kajian yang khas, memiliki metode ilmiah yang sistematis, obyektif, konsisten dan berlaku umum. Sekarang kita akan meninjau pengertian dari knowledge, knowledge adalah pencarian kebenaran berdasarkan pengalaman dengan bidang kajian yang belum jelas, serta belum digunakan metode yang sistematis, cenderung subyektif dan kurang konsisten.

                Berdasarkan telaah definisi tersebut, pendidikan lingkungan hidup yang selama ini telah menjadi mata pelajaran yang berdiri sendiri lebih condong pada kelompok knowledge (pengetahuan) daripada kelompok sains. Hal lain yang menjadi landasan adalah pemecahan masalah dalam pendidikan lingkungan hidup lebih cenderung berorientasi kepada kebutuhan manusia, yang tentu orientasi ini mengarah pada sifat subyektif.

                Permasalahan lingkungan dan kerusakan lingkungan bersumber dari ketidaktahuan tentang aturan dan hukum-hukum lingkungan, ditambah dengan ketidaksengajaan dalam menimbulkan kerusakan lingkungan. Pendidikan lingkungan hidup lebih condong kea rah penerapan ilmu daripada disiplin ilmu. Dalam rangka penerapan ilmu tersebut, maka digunakanlah hukum-hukum dan kaidah dari berbagai sumber ilmu lain, seperti: geografi, biologi, fisika, kimia dan lain sebagainya. Kemudian tinjauan lainnya adalah dampak negative yang ditimbulkan timbulkan terhadap alam berdampak pada manusia dalam berbagai bidang, yang mancakup usaha-usaha pembangunan maka problem solving nya juga mencakup ekonomi, politik dan kebijakan pemerintah. Dengan kata lain  problem solving yang di identifikasi didalamnya dilakukan dengan pendekatan interdisipliner dan lintas sektoral, dalam rangka perwujudan kelestarian lingkungan.

About JavAurora

Aku bagai berjalan di atas air, beriak tapi tak berbekas

3 responses »

  1. […] source: https://erickbio.wordpress.com/2012/07/26/pendidikan-lingkungan-hidup-sains-ilmu-pengetahuan-ataukah-… This entry was posted in Uncategorized by erickbio. Bookmark the permalink. […]

  2. m.ihsan saputra says:

    trims

  3. andi erni,sp says:

    thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s