Darmawan, ericka. 2012.

Dengan meletakkan sayatan epidermis pada kaca benda dengan diberi setetes air dan menutupnya dengan kaca penutup, akan diperoleh hasil: Stomata terlihat membuka, sel tetangga tampak mengkerut dan sel penutup tampak mengembang.

Kenapa bisa membuka? karena sel tetangga kekurangan air sehingga mengkerut dan menarik sel penutup ke belakang sehingga stomata terbuka.

Apabila Mengganti air dengan larutan gula 10% dengan cara meneteskannya pada salah satu sisi kaca penutup dan menghisapnya dengan kertas saring pada sisi yang lain, fakta yang didapatkan adalah: Stomata terlihat menutup, sel tetangga tampak mengngembang dan sel penutup tampak mengkerut.

Kenapa bisa menutup? karena sel tetangga mengembang dan mendorong sel penutup ke muka sehingga stomata tertutup.

Nah, bagaimana apabila dengan mengganti larutan gula 10% dengan air kembali dengan cara meneteskannya pada salah satu sisi kaca penutup dan menghisapnya dengan kertas saring pada sisi yang lain. Kira-kira apa yang bias di lihat dibawah mikroskop? Yup, Stomata terlihat membuka kembali, sel tetangga tampak mengkerut dan sel penutup tampak mengembang.

Kenapa bisa membuka kembali? membuka kembali karena sel tetangga kekurangan air sehingga mengkerut dan menarik sel penutup ke belakang sehingga stomata terbuka.

About JavAurora

Aku bagai berjalan di atas air, beriak tapi tak berbekas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s